Akan ada waktunya kita untuk paham mengapa kita harus melalui serangkaian keresahan dan kekhawatiran ini.
Ada yang sayang dan langsung diungkapkan, ada juga yang sayang namun dipendam pun yang sayang namun diabaikan. kamu tipe yang mana? :)


cr. google

Bismillahirrahmanirrahim.

Assalamualaikum wr.wb

Kemarin Allah gerakkan tangan ini untuk membuka story instagram seorang teman. Teman taat. Barakallah isi feeds nya selalu menjadi booster. Jazakillah khair. Tentang orang yang pernah bilang "sayang banget" sama dia.
Semoga Allah berikan pahala yang terus mengalir padamu Wilda, seorang yang dengan sikapnya membuatku selalu ingat Allah, yang dengan tutur katanya membuat hati ini selalu ingin dekat dengan Allah. Jazkillah khair wil :''')))) ku sayang sekali denganmu karena Allah


SERING DAPAT KALIMAT "SAYANG " DARI ORANG.
"SAYANG BANGET" katanya.

Tulisan ini sebagian besar dari postingan Wilda di story IG nya beberapa waktu lalu :'')

Sayang.
Iya. Sayang banget.

Dulu waktu belum berhijab, ada yang bilang, sayang banget rambutnya indah tapi nggak di tutup hijab
"oh iyaa, soalnya kalau berhijab nanti ketombean"
hmm.

Saat sudah mulai berhijab dan sukanya pakai jilbab paris tipis-tipis romantis (yang katanya mirip saringan tahu), temen bilang sayang banget itu jilbabnya nerawang, kelihatan rambutnya.
"kalau pakai yang tebel-tebel suka gerah"
hmmm.

Sudah berhijab tapi masih pakai celana jeans ketat (yang katanya kolor panjang), teman bilang sayang banget pakaiannya masih membentuk lekuk badan.
"iya kalo pakai rok nanti terbang-terbang, ngga bisa buat naik motor pula"
hmmmm...

Berhijrah itu berat sahabat,
Semangat dan tekat keras dalam berhijrah tak berbanding lurus dengan kemudahan.
Kalau ia berbanding lurus dengan kemudahan, maka hijrahnya Rasulullah Shallallahu'alaihi wa salam dan para sahabatnya pasti hijrah termudah sepanjang masa.
Tapi lihat. Betapa banyak kehilangan?
Betapa banyak yang ditinggalkan
Betapa banyak yang dikorbankan?

Sekarang, jilbab dan pakaian sudah oke tapi sayang banget belum pakai kaos kaki.

Semua sudah oke, tapi sayang banget kalau ngga pakai manset, bajunya kan sering keselingkep jadi aurat tangan masih kelihatan.

Atau ketika tiba waktu sholat dan adzan berkumandang tapi masih sibuk main gadget atau ngerjain sesuatu, teman bilang sayang banget ini Allah sudah panggil tapi ngga segera datang

Atau kalau setelah selesai sholat langsung ngelipet mukena, temen bilang sayang banget kalau ngga ditambah dzikir sama sholat sunnah

Saat mulai berhijrah namun belum istiqomah, teman bilang sis istiqomah itu susah, yang mudah itu istirahat. Iya bener banget, istirahat berkepanjangan adalah zona nyaman yang bahaya.
Berhijrah itu susah, seperti melawan arus. Hanya sampah dan bangkai ikan yang mengikuti arus.
Sayang banget kalau selama hidup peran kita cuma jadi sampah atau bangkai ikan

Ingat : "Akan selalu ada hal-hal yang didatangkan untuk menguji keimanan kita."

Kalimat-kalimat sayang dari teman yang sering membuat jengkel.
Kalimat-kalimat sayang yang terkadang disepelekan. Padahal itu tanda bahwa temen kita sayang banget sama kita.
Teman yang mau bikin kita taat kepada Allah Yang Sayang Banget sama kita.
Ingin menjaga kita. Menjaga dari hal-hal yang tidak kita ketahui
di luar sana.
Temen yang sayang banget karena ngingetin kita kalau Allah sama sekali ngga lihat rupa, tapi taqwa kita.
Taqwa yang berarti mengikuti semua perintahnya dan menjauhi laranganNya.

Allah yang sayang bannget sama kita dengan mengirim teman seperti itu
Dan sayang banget kalau sudah diingetin, dibimbing menuju hidayah, terus kita abaikan begitu saja

Sayang banget


Jazakillah khair.
Credit : @wilda.go
Semoga berkah Allah selalu menyertaimu. Menyertai orang-orang yang juga berjalan di jalan Allah. Amin

#sharingiscaring #berhijrah #sholehahbareng #janganmausholehsendiri #reminder
Wassalamualaikum wr.wb


-SISKA HERMAWATI

"kata aagym sekarang ini ngga cukup cuma ngecharge (keimanan). Kita harus punya power bank. Yaitu teman taat".
TEMAN TAAT
BUKAN teman tapi mesra atau teman tapi menikah
(beda content ^__^ )

Ikhwan akhwat jangan mau sholeh/hah sendiri
bersama lebih baik daripada sendiri :)

MasyaAllah tabarakallah bagi sahabat-sahabat yang selalu menjadi power bank ku :'''')))

 Assalamualaikum wr.wb

"Rihlah kembali ke... pondok"


بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Waktu berlalu begitu halus menipu kita yang terlena

Belum sempat berdzikir di waktu pagi, tau-tau hari sudah menjelang siang,
Belum sempat bersedekah pagi, matahari sudah meninggi.

Niat pukul 9 pagi hendak Sholat Dhuha, tiba-tiba adzan Dhuhur sudah terdengar

Teringin setiap pagi membaca 1 juz Al-Quran, menambah hafalan satu hari satu ayat, itu pun tidak dilakukan.

Komitmen untuk tidak akan melewatkan malam kecuali dengan Tahajjud dan Witir, walau pun hanya 3 rakaat, semua tinggal angan-angan

Beginikah berterusannya nasib hidup menghabiskan umur? Berhura-hura dengan usia?

Lalu tiba-tiba masuklah usia di angka 30, sebentar kemudian 40, tidak lama terasa menjadi 50 dan kemudian orang mulai memanggil kita dengan panggilan "Kek.. Nek.." menandakan kita sudah tua.

Lalu sambil menunggu Sakaratul Maut tiba, diperlihatkan catatan amal yang kita pernah buat

Astaghfirullah, ternyata tidak seberapa sedekah dan infaq cuma sekedarnya, mengajarkan ilmu tidak pernah ada, silaturrohim tidak pernah buat

Jika sudah demikian, apakah roh ini tidak akan melolong, meraung, menjerit menahan kesakitan di saat berpisah daripada tubuh ketika Sakaratul Maut?

Tambahkan usiaku ya Allah, aku memerlukan waktu untuk beramal sebelum Kau akhiri ajalku

Belum cukupkah kita menyia-nyiakan waktu selama 30, 40, 50 atau 60 tahun?

Perlu berapa tahun lagikah untuk mengulang pagi, siang, petang dan malam, perlu berapa minggu, bulan, dan tahun lagi agar kita BERSEDIA untuk mati?

Kita tidak pernah merasa kehilangan waktu dan kesempatan untuk menghasilkan pahala, maka 1000 tahun pun tidak akan pernah cukup bagi orang-orang yang terlena.

Astaghfirullah :'''(

Bagaimana perasaan sahabat semua setelah membaca puisi Buya Hamka diatas? Tercydukkk atau B aja. Fii amaanillah (semoga selalu dalam lindungan Allah)

Ingatkah sebuah kisah ketika seseorang berkata kepada Sayyidina Ali bin Abi Thalib ra :
"Ya Ali kulihat sahabat-sahabatmu begitu setia sehingga mereka banyak sekali, berapakah sahabat-sahabatmu itu?"
Sayyidina Ali menjawab :
"Nanti akan kuhitung setelah aku tertimpa musibah"

Terimakasih teruntuk semua sahabat-sahabatku yang selalu mendukungku. Menjadi power bank ku. Semoga Selalu dalam lindungan Allah :)

#TEMAN TAAT
Jadi siapa sebenarnya TEMAN TAAT itu?
Teman taat adalah sebaik-baiknya kawan.
Kawan terbaik adalah...
Seseorang yang dengan melihatnya mengingatkan kita kepada Allah
Seseorang yang dengan perkataannya bertambah amal kebaikan kita
Seseorang yang dengan amal-amalnya mengingatkan kita kepada akhirat
(disarikan dari HR. Abu Ya'la)

Merasa bukan teman taat untuk sahabat kalian? Kalau siska sangat merasa :''(( masih sering sekali labil, masih sering mentolerir diri dengan hal-hal yang jelas Allah tidak suka. Masih sering dzolim terhadap diri sendiri dan orang lain :''(((
Lalu apa yang bisa kita lakukan untuk orang-orang yang kita sayangi?

Selalu libatkan Allah dalam semua kegiatan kita, hal yang sederhana tapi sangat berharga adalah dengan mendoakan sahabat-sahabat kita selalu dalam lindunganNya. Bertemu di Jannah Nya. Kalau diantara kalian yang membaca ini dan suatu saat nanti berada di surga duluan dan disana kalian tidak menemukanku, tolong... tolong panggil aku.. tolong ajak aku ke surga Nya wahai sahabat...

saat berpisah dengan teman duniamu
Selalu ingat pesan aa kalau iman seseorang itu tidak bisa konstan atau terus naik. Adakalanya iman seorang itu akan menurun. Namun apa hal terbaik yang Allah sukai? yaitu ketika iman kita menurun, kita segera ingat Allah. Istilahnya mah ngecharger iman biar full lagi. Ngecharger pun perlu alat. Perlu power bank. Power bank kita yaitu "Teman Taat". Teman taat yang bisa selalu menasehati kita dalam kebaikan dan kesabaran. Bisa orang bisa media (youtube, akun-akun positif atau buku). Apapun yang mendekatkan pada tujuan. Grafik iman yang tadinya turun akan naik lebih tinggi dari sebelumnya. emmm kurang lebih ilustrasinya seperti ini :

Jangan mau terlihat sholeh. Kalau mau sholeh ya sholeh aja. 
Jangan mau terlihat ramah. Kalau mau ramah ya ramah aja
Jangan mau terlihat sabar. Kalau mau sabar ya sabar aja
Jangan mau sholeh/hah sendiri 
kalimat yang sering sekali aa ucapkan untuk mengingatkan kami yang sering lalai dan sombong :''(((

Berlomba-lombalah menjadi sholeh/hah. Bukan berlomba-lomba agar terlihat sholeh/sholehah.
Berdakwah untuk mengharumkan agamamu, BUKAN untuk mengharumkan namamu.

"...Maka janganlah kamu menganggap dirimu suci. Dia mengetahui tentang orang yang bertakwa." [An Najm QS.53 : 32]

Akhwat DQ 80

Untukku dan dirimu shalihaa...
untuk apa mengejar penilaian manusia
bila akhirnya hanya penilaian Allah yang membawa kita ke surga atau neraka
keberadaan kita disini takkan lama
karena dunia diciptakan hanya sementara
jika yang dicari hanya penilaian manusia
lalu apa bekal kita ketika esok hari menghadap-Nya?
hari dimana...
penilaian manusia sungguh tiada lagi berguna :'''((
#ninaislami

Wassalamualaikum wr.wb


SISKA HERMAWATI

TEMAN TAAT

by on 02:45
"kata aagym sekarang ini ngga cukup cuma ngecharge (keimanan). Kita harus punya power bank. Yaitu teman taat". TEMAN TAAT BUKAN...
Bunga bukan setangkai, kumbang bukan seekor
Mati satu tumbuh sejuta
Jika cinta butuh pengorbanan, ku korban kau untuknya


#eaaaa
heeem eemm emmm mmmm ~ *Nisa Sabyan

(sudah sudah jangan nyanyi :D)


filosofi embun


Assalamualaikum wr.wb

Kalimat-kalimat diatas yang sering kita dengar ketika mengalami putus cinta atau apapun orang menyebutnya :)
Teman-teman disini ada yang pernah putus cinta atau patah hati? atau belum juga menjalin cinta udah putus? ayoo ngacung... hehe yang sabar ya mbloo.
Memang cinta itu butuh pengorbanan.Jika engkau mencintai Allah dan Rosullallah
maka Berqurbanlah
bentar lagi time to qurban qurban club ;)

MOVE ON DARI GALAU DAN GELISAH

Inilah hati.. yang debarannya tak mampu dikendalikan
Inilah hati yang kecondongannya tak bisa diatur
Inilah hati yang bersitannya tak mampu diarahkan
Setiap hari kucoba mengajarimu untuk ikhlas ketika kehilangan
namun saat ujian datang, engkaupun lupa bagaimana rumus-rumus bertahan

Duhai segumpal daging di dalam dada,
inilah wujudmu, yang keinginannya tak mampu dikekang
engkau yang mengendalikan lakumu sendiri,
ataukan memang diri ini bukan pengendali yang baik?

ku coba,
ku coba untuk mengerti,
seperti kelamnya malam yang berlalu setelah semurat jingga di pagi hari datang menyapa
juga seperti senjakala yang akhirnya berlalu seiring kelamnya malam datang berlapis-lapis.
begitulah hati
suatu hari waktu akan mengobati semuanya

ps : puisi diatas hasil koleksi cekrek cekrek di hp (i'm a poem collector btw. hehe)

AYO MOVE ON !!!
Sebenarnya apa obat sakit hati itu? Kenapa kita sakit hati? kenapa kita galau? Galau ketika tahu dia menikah dengan orang lain *eh  ^_^

 بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

ps : materi ini saya dapat dari ceramahnya aa gym, semoga bermanfaat.

Sahabat yang sholeh dan sholehah,
Ketahuilah bahwa Allah telah memasang alarm dalam tubuh kita. Alarm yang akan berbunyi ketika kita resah dan galau. Al Quran [48:4] dijelaskan, "huwalladzi anzala sakinah......"


"Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada). Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana,"
-Al Fath (48:4)

"huwalladzi anzala sakinah......". Allah yang menurunkan sakinah.
Lawan sakinah adalah galau, risau, gelisah.
Galau ada dua jenis, galau baik dan galau tidak baik.

GALAU YANG BAIK
adalah galau untuk urusan akhirat. Takut kalau tidak bisa tahajud, galau kehilangan shaum, galau belum murojaah, dll.

GALAU YANG TIDAK BAIK
adalah galau karena orientasinya terlalu pada dunia. Ingin jabatan, terlalu cinta kepada makhluk melebihi cintanya kepada Allah. Tahukah antum semua kalau Allah itu maha cemburu? Allah itu cemburu kalau hati kita condong pada selain Allah. Terjadi penderitaan karen cita-cita dunia melebihi daripada Allah.

Hati ini galau karena ingin dibalas oleh makhluk, ingin dibalas perasaanya atau ingin dibalas budinya.
Kita lagi demen danget nih sama someone, maka setiap hari mikirin dia, makan mikirin dia, tidur mikirin dia, tak jarang sholatpun muncul wajahnya. Heemm eemmmm~ *nisa sabyan
Daaaan seringkali meminta kepada Allah untuk dijodohkan dengan dia kaaan.... Hayoo ngakuuu.. ngacung yang tiap sholat doanya supaya Allah jodohkan dia dengan antum. :p

Apakah minta dijodohkan dengan dia yang kita suka itu tidak boleh? Boleh kok.
Lantas? Jadi kalau kata aa' mah kalau kita masih mau berdoa berarti Allah masih menyayangi kita (kurang lebih begitu hehe) Tapi ketika berdoa memohon kepada Allah, baiknya kita tidak memfokuskan pada apa yang kita suka saja, namun apa yang terbaik yang kita butuhkan. Berdoa kepada Allah minta yang terbaik maka Allah akan memberikan yang terbaik, itu janji Allah.  Harus siap kalau apa yang kita inginkan tidak sesuai dengan kenyataan. Harus siap jika nama yang selalu kita sebutkan dalam doa kita tidak menjadi jodoh kita. Karena Allah lebih tahu mana yang terbaik buat kita. Hayoo sudah siap? siap tak siap harus siap.
Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.(Al-Baqarah: 216)
Ketika hati galau dan gelisah baiknya jangan bereaksi dulu, kita harus dalam kondisi sadar.  Ini adalah alarm dari Allah. Kalau hati tidak enak maka wajah, omongan dll jadi ikut tidak enak. "ala bidzikrillahi tathmainnal qulub" (QS Ar Ra'd : 28)
(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.
Camkan hatimu hanya akan tentram dengan mengingat Allah.
Jangan banyak mikir kalau sudah tidak enak tapi banyak DZIKIR. Kita tidak mungkin tidak mikir, tapi setiap mikir harus jadi DZIKIR


Lalu, APA OBAT SAKIT HATI ITU?
Obat sakit hati adalah DZIKIR
Kalau semua ini milik Allah, kenapa harus pusing dengan mulut orang? Apa hubungannya rezeki kita dengan mulut orang? Apa hubungannya jodoh kita dengan mulut orang? INGAT SEMUA YANG ADA DI BUMI DAN DI LANGIT ADALAH MILIK ALLAH. Yang sakit hati itu pasti yang ngeharap-harap selain dari Allah."

DZIKIR apa yang paling cocok?
1. ISTIGHFAR
Karena dosa itu cirinya ada dua. Yang pertama  GELISAH, yang kedua TAKUT KETAHUAN ORANG. Jika penyakitnya adalah dosa maka obatnya adalah taubat. ISTIGHFAR, supaya hatinya tenang, diberikan jalan keluar. Kalau hati tidak enak, memecahkan masalah pun susah.
‘Astaghfirullahal’adzim, alladzi la ilaha illa huwal hayyul qoyyumu wa atubu ilaih’
(Aku meminta ampun pada Allah yang Maha Agung, tiada tuhan selain Dia yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat pada-Mu).
Istighfar... karena telah mencintai makhluk melebihi cinta kepada Nya
Istighfar... karena telah dzolim terhadap diri sendiri dan orang lain
Istighfar... karena hati ini belum penuh mengakui bahwa kekuatan ini milik Allah

Doa nabi Adam AS :
'Robbana dholamna anfusana wailam tagfirlana watarhamana lana kunnana minal khosirin' (QS. Al A'raf 7 : 23)
"Ya Allah , kami telah mendholimi pada diri kami sendiri, jika tidak engkau ampuni kami dan merahmati kami tentulah kami menjadi orang yang rugi."
2. HAMDALLAH
Doa sayyidul Istighfar :
Allahumma anta Rabbi laa ilaaha illaa anta. Khalaqtanii wa ana ‘abduka, wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mastatha’tu. A’udzubika min syarri maa shana’tu. Abuu-u laka bini’matika ‘alayya, wa abuu-u bidzambii faghfirlii … fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illa anta.
(Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tiada illah yang berhak aku sembah selain Engkau. Engkau ciptakan aku dan aku adalah hambaMu. Aku berada di atas janjiMu, semampuku. Aku berlindung kepadaMu dari keburukan perbuatanku. Aku mengakui banyaknya nikmat (yang Engkau anugerahkan) kepadaku, dan aku mengakui dosa-dosaku, maka ampunilah aku. Karena sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa-dosa melainkan Engkau.)
Jangan sampai kita terlalu fokus pada yang menyakitkan hati sampai lupa pada yang ada. Jangan sampai kita kufur nikmat. Nikmat itu melimpah setiap saat, sedangkan ujian hidup sedikit saja dibandingkan dengan nikmat yang ada.
Banyak Istighfar, Banyak Hamdallah.
Niscaya Allah mendengarkan

"maka ingatlah pada Ku dan Aku ingat padamu"

Wassalamualaikum wr.wb


SISKA HERMAWATI

-

AYO MOVE ON

by on 08:49
Bunga bukan setangkai, kumbang bukan seekor Mati satu tumbuh sejuta Jika cinta butuh pengorbanan, ku korban kau untuknya #eaaaa heeem eem...
"Berhijrah itu seperti melawan arus, berat. Hanya bangkai ikan dan sampah yang mengikuti arus"

Bismillahirrahmanirrahim. Assalamualaikum Wr.Wb

Readers yang sholeh dan sholehah,
aku tak sebaik postinganku
jangan kira semua postinganku mencerminkan diriku,
aku takut kamu menilaiku terlalu baik
padahal kamupun tidak mengenalku.
bagaimana kamu hanya tahu aku lewat gambar dan caption saja?
tanpa tahu keseharianku, masa laluku, dan keburukanku yang tidak mungkin aku post?

Cr. @gerakanremajaberhijrah

Postingan diatas "gue banget" kalo kata ustadz hanan mah.

Mabit DQ80

sahabat fillah,
aku tak sebaik postinganku, 
bersyukur beribu-ribu syukur, beberapa waktu lalu diberikan kesempatan untuk belajar di Daarut Tauhiid Bandung. 
Sekilas video selama belajar disana. Cekidot klik : Dauroh Qolbiyah 80

Sahabat, sungguh aku bukanlah orang yang ahli dalam agama. Namun aku ingin sekali bisa bermanfaat bagi agamaku, agama Islam yang indah. Islam yang Rohmatan lil alamin (Islam yang membawa rahmat dan kesejahteraan bagi seluruh alam semesta, termasuk hewan, tumbuhan dan jin, apalagi sesama manusia.)
Allah tegaskan hal tersebut dalam firman-Nya, “Dan tidaklah engkau (Muhammad) diutus ke muka bumi ini kecuali sebagai rahmat bagi seluruh alam.” (QS. al-Anbiya: 107)

Banyak sekali pelajaran yang saya dapat darisana, karena kata aagym,
"Jangan mau sholeh/hah sendiri".
Ketika ada ilmu yang didapat lebih baik di share supaya kita bisa sholeh/hah bareng dan insyaAllah pahala ilmu akan terus mengalir :) insyaAllah di postingan dan bloggeri ini kedepannya insyaAllah saya akan sharing beberapa pelajaran yang telah saya dapat, supaya kita bisa sama-sama belajar :)

(Semoga apa yang tertulis disini tidak membuat diri ini menjadi Riya' dan Ujub)

aku tak sebaik postinganku
sahabat... pernah merasa gelisah nggak sih setelah memposting sesuatu atau bahkan sebelum memposting sesuatu? aduh nanti gimana ya pikiran orang yang ngebaca/ngelihat ini? aku harus nulis apa biar banyak yang ngelike? nulis apa yaa biar doi peka, biar doi ngelike dan blaah blaah blaa..
Hmm.. kalau siska sih sering yaa udah nulis caption sepanjang jalan pantura dan ujung-ujungnya di apus, nggak jadi dipost. Asa ragu gitu. Hehehe

haruslah ada tertanam dalam diri bahwa ini bukan tentang seberapa banyak likes dan komen dari postingan kita namun siapa yang hatinya tergerak untuk selalu berusaha berbuat baik, mengindari yang Allah tidak suka. Dan syariatnya bisa bermacam-macam.

Pelajaran pertama :

"Berbicara hanya ada dua pilihan, berbicara baik atau diam (dengan cara yang baik)"
tidak mudah berbicara baik, tidak mudah pula diam dengan cara yang baik. Gunakan mulut untuk mencegah kemungkaran, sebab orang yang berbicara kurang baik adalah yang mencari kebaikan di depan makhluk, mengupgrade diri dengan kebohongan.

"Jangan ingin kelihatan sholeh. Sholeh aja !"
"Jangan ingin kelihatan ramah, Ramah aja !"

Orang-orang yang ingin lebih dari kenyataan dan ingin dipuji orang akan tidak tenang jika tahu kenyataan. Inilah orang-orang yang inkonsisten hidupnya. Inilah orang-orang yang MENUHANKAN PUJIAN, PENGHARGAAN DAN PENILAIAN ORANG.

Banyak diantara kita yang di depan sholeh/hah, tapi dibelakang melakukan maksiat. Ingat sahabat, Allah menyaksikan semua maksiat kita.

Cara mengobatinya adalah Laa ilaaha illallah ( لآإِلَهَ إِلاَّ الله ) 

mengamalkan kalimat yang sering kita ucapkan, tak hanya sekedar diucapkan lewat lisan namun ditanamkan dalam hati. Laa ilaaha illallah. Bahwa Allah adalah satu-satunya yang kita sembah. Semua yang ada di dunia ini bersujud pada Nya. Ketika Allah sudah berkata "Kun fayakun" jadilah maka jadilah ia.

berusaha sekuat tenaga agar Allah suka dengan kita. Orang yang sibuk mencari penilaian di depan Allah tidak akan riweuh dengan orang lain. Evaluasi diri, jangan cari kedudukan dan pujian di depan makhluk. Carilah keridhoan Allah. 

Pentingnya belajar agama adalah agar mengerti apa yang Allah sukai. Terkabulnya doa adalah Allah yang kehendaki dan tentukan, bukan kita yang tentukan.

Pupuk iman adalah ilmu orang tidak akan selamat dengan amalnya tapi dengan rahmad Allah

Syukurilah apa yang ada daripada mencari yang tidak ada.
Doa itu adalah ibadah, jangan mengatur Allah. Tugas kita adalah :
1. Luruskan niat jika menginginkan sesuatu
2. Sempurnakan ikhtiar
3. Pasrahkan kepada Allah

aku tak sebaik postinganku


pernah ngga sahabat merasa kecewa? misal udah nulis caption paling indah seindah-indahnya caption dengan font Britanic Bold (emangnya bisa yaak? :D ) tapi nggak di like sama doi, yang ngelike dan komen sedikit, atau kecewa karena keinginan out of expectation dan hati ngagerundel wae. Coba ditafakuri lagi apa yang sebenarnya membuat kita kecewa?

------

sadar ngga sih kalau yang membuat kita kecewa adalah kita terlalu sibuk mencari penilaian di depan makhluk, kita terlalu bergantung kepada makhluk. padahal makhluk juga belum tentu bisa menyelesaikan masalahnya sendiri ☺☺☺ maka, bergantunglah kepada sang pencipta makhluk.

Tiada Illah yang patut di sembah selain Allah. Air yang mengalirpun menyembah Allah.


Allah dulu, Allah lagi, Allah terus.


selalu libatkan Allah disetiap tindakan kita, disetiap gerakan kita dan disetiap nafas yang kita hembuskan.

Semoga selalu disayang Allah. Semoga dalam lindungan Allah.


Wassalamualaikum wrwb


-Siska Hermawati-
Mengutip caption postingan di IG teh Sonia (Istri dari kak Muzammil Hasballah),
"Every girl dreams about, a guy singing her favorite song. But We Muslimah's always wish a guy who will recite our favorite surah."




Lalu, bagaimana jika seorang wanita jatuh cinta namun cintanya belum mendapat sambutan dari pria tersebut?
Jika laki-laki yang jatuh cinta mungkin step-step yang dijelaskan dalam postingan sebelum-sebelumnya itu simple. Namun kalau perempuan yang jatuh cinta, ini yang jadi kendala.

Pasti tidak jarang diantara kita (akhwat) yang pernah mengagumi sosok laki-laki, entah itu di lingungan kerjanya, di kampusnya, di lingkungan dakwahnya, atau di tempat lain tetapi tidak mendapat respond positif atau feed back dari laki-laki tersebut, padahal dia sudah ngasih sinyal. Dia berharap laki-laki itu yang jemput bola, tapi ternyata tidak ada tanggapan. Laki-lakinya sibuk dengan urusannya, sibuk dengan urusan pekerjaannya dan tidak ada tanda-tanda melangkah kepada dirinya. 

Apakah yang harus wanita ini lakukan?

Seperti kata Ustadz Nurul Dzikri, "Tidak ada yang lebih baik dalam masalah ini kecuali kisah menikahnya Nabi Muhammad dan Khadijah, oleh karena itu Allah mengatakan caranya adalah dengan jemput bola. Sampaikan keinginan kita kepada laki-laki tersebut. Dan yang terbaik seperti yang dilakukan Khadijah, jangan langsung... tapi melalui orang yang kita percaya."


#Langkah 7 Ketika Kita Jatuh Cinta, Wanita Boleh Menyampaikan Keinginannya dengan Cara yang Baik

Dalam riwayat Khadijah, beliau mengutus salah satu sahabatnya untuk berbicara dengan Nabi Muhammad SAW. Disini Khadijah sudah terpikat, namun Nabi Muhammad tidak pernah melangkah lebih jauh dari hanya sekedar berbisnis. Jadi Nabi Muhammad tidak ada niatan ke Khadijah untuk menjadikan beliau sebagai istri, maka Khadijah mengutus salahsatu dari sahabatnya untuk berbicara dengan nabi SAW menyampaikan keinginannya. Dan lihatlah bagaimana sahabat Khadijah... diantara riwayat tentang masalah ini, sahabatnya Khadijah menyatakan begini, "Wahai Muhammad, aku melihat engkau sudah pantas untuk menikah. sudah 25 tahun, sudah matang, kecerdasan emosionalnya sudah bagus, kenapa nggak nikah? anda sudah layak nikah". Lalu setelah disampaiakn hal-hal tersebut dan sahabat Khadijah melihat respond yang positif, ternyata Nabi Muhammad tertarik juga ingin menikah, lalu sahabat tersebut berkata, "Kalau saya, engkau itu sudah pantas untuk manikah, dan dari seluruh wanita di kota Makkah yang ada, saya tidak melihat ada yang lebih layak kecuali Khadijah. Karena dia cantik, dewasa, dermawan, dia kaya, dia punya status sosial yang bagus seperti kamu, dan kalian berdua sangat serasi." Lihatlah dari ucapan sahabat tersebut, omongannya berkelas, tidak langsung mengatakan "hey, Khadijah naksir lo sama ente", kalau ngomongnya seperti itu mah langsung jatuh.
Lalu nabi merespond, "bagaimana aku menikah dengan Khadijah, sedngkan aku tidak punya mahar". "Itu biar saya yang atur", jawab sahabat tersebut. Setelah itu, barulah Khadijah yang berbicara langsung kepada Rosulullah SAW. Ini menunjukkan bahwa melangkah langsung ke laki-laki bukan tindakan tercela, bukan pula tindakan yang menjatuhkan harkat martabat seorang wanita, bukan juga tindakan yang menghina reputasi wanita. Justru ini kecerdasan seorang wanita. Kenapa demikian? Karena bisa jadi ini pintu gerbang bisa terbuka kalau kita maju, karena bisa jadi laki-laki itu tertarik dengan kita tapi dia tidak kepikiran untuk nikah sekarang. Atu mungkin dia sudah hopeless, sudah pesimis bahwa dia tidak bisa dapetin wanita tersebut, padahal si wanita menunggu langkah-langkah konkrit dari dia. Atau laki-laki itu ingun study atau bekerja dahulu dan belum kepikiran untuk menikah dalam waktu dekat. Tapi kalau ada penawaran menarik, kenapa enggak? Seperti kita pergi ke Mall terus ada diskon tas 80% yang awalnya tidak jadi beli tapi kan jadi ingin beli, yes or no?
Sama seperti awalnya kita tidak ingin nikah tahun ini, tapi ada wanita cantik, hafalnya 30 jus, hafal sahih bukhari.. (masyaAllah), keturunan ningrat, orang kaya, anak tunggal dan yang terpenting mau sama kita. Lha kalo nggak mau ya percuma hehe. Dan dia mau tahun ini juga menikah.Orang kan akan berfikir ulang, yang awalnya nggak mau nikah, yang mau studi jadi "Oh kalau begitu saya nikah aja dulu". Kan begitu logika sederhananya. 
Jadi jangan sia-siakan kesempatan di depan mata. Apalagi laki-laki yang sholeh ini jarang dan langka sekali. Maka bila kita melihat laki-laki sholeh kita boleh maju duluan, TAPI dengan elegant, dengan terhormat, dengan cara berkelas, jangan dengan cara kampungan. Lihat bagaimana Khadijah mengatur komunikasi dengan Nabi SAW. 

"Lalu bagaimana kalau saya ditolak? atau bagaimana kalau dia ngetawain saya?" Justru ini salah satu cara untuk menguji seperti apa kesolehan dia. Kalau dia laki-laki yang sholeh, dia berakhlak mulia dan dia ngerti agama, dia tidak akan melecehkan kita. Kalaupun dia tolak, dia akan menolak secara terhormat atau elegant. Dan kalau dia ngetawain kita berarti itu sinyal dari Allah bahwa dia bukan laki-laki terbaik, karena dia tidak ngerti agama. Dan kalau dia ngerti agama, itu HANYA secara teori saja. Buktinya dia tidak menghargai seorang wanita yang sedang mengamalkan sunnah Nabi Muhammad SAW. Seorang yang sedang mengamalkan sunnahnya Khadijah RA. (Masya Allah...). "Wanita terbaik adalah Khadijah", kata Nabi Muhammad SAW. Jadi ini kesempatan, dan ini kata Ustadz juga ini nggak ada resiko. Dan kalaupun di respond tidak baik, ini merupakan bukti untuk kita dan bersyukurlah kepada Allah SWT. Dan jika dia laki-laki yang baik, kita akan pulang dengan kepala tegak., karena dia tidak akan menghinakan kita, dia akan menghormati kita, dia akan mengakui kehebatan dan keberanian kita dan seterusnya.

"Dan saya rasa pembicaraan seperti ini tidak setabu 10 tahun yang lalu, karena wanita-wanita sekarang.. waah luar biasa keberaniannya, agresifitasnya, dst. Betapa banyak cewek nembak cowok sekarang. Jadi kalau yang maksiat aja banyak wanita yang nekat, lalu kenapa yang sunnah ini tidak berani? Banyak yang pacaran cewek nembak cowok, cewek kasih coklat, cewek yang kasih bunga, yang telephon-telephonin dan ngasih pendekatan yang sangat agresif. Itu MAKSIAT. Itu ZINA, artinya zina tangan, zina pikiran dst. Kalau mereka bisa untuk hal-hal seperti zina tersebut, kenapa orang yang ingin mengikuti sunnah wanita terbaik, Khadijah RA.., sebagai penuturan Nabi SAW itu kita ragukan dan kita rendahkan?", Kata Ustadz Nurul Dzikri

masyaALLAH.. part ini sangat menyentuh khususnya bagi kalian yang pernah mengalaminya
Semoga postingan ini bermanfaat.




Sumber :
https://www.youtube.com/watch?v=SjccKcl7gT0
Assalamualaikum Wr.Wb
Alhamdulillah setelah sekian lama off, akhirnya bisa posting lagi. Masih lanjut dari ceramahnya Ustadz Nurul Dzikri Lc ya tentang "Ketika Aku Jatuh Cinta", kali ini sebagian aku ambil dari ceramah Ustadz Khalid Basalamah. selamat membaca :-)





Langkah 4 Ketika Aku Jatuh Cinta, "Ta'aruf"

Ketika kita jatuh cinta.. maka langkah yang ke empat adalah Ta'aruf. Mungkin diantara pembaca sudah tidak asing dengan istilah ini. Ada beberapa aturan dan tata cara yang  dilakukan.
Berikut ini Tiga Konsep taaruf dalam Islam (Ust. Khalid Bassalamah) :

1. Kenali fisiknya, sebagaimana sabda nabi SAW, sebaiknya salahseorang diantara kalian melihat dari calon pasangannya apa yang menarik untuk dia, boleh halal pada saat sudah niat untuk menikah dan patokan sebenernya dalam melihat fisik ini adalah wajah dan telapak tangan. Kita tidak perlu untuk melihat seluruh tubuh dari calon pasangan kita karena itu diharamkan dalam agama. Para ulama mengatakan bahwa wajah sudah cukup memberi gambaran dari kepala sampai ke perut dan telapak tangan sudah cukup dari perut sampai telapak kaki.
2. Kenali Keluarganya, ketika kita ingin mengenal fisiknya, bagaimana keturunan setelah menikah dengan wanita atau laki-laki ini, maka secara fisikal secara umum diambil dari keluarga ayah. dan karakter serta sifat diambil dari keluarga ibu.
3. Kenali Lingkungan dia hidup, dimana dia tinggal, bergaul dan bekerja.

Untuk konsep yang lebih mendetail bisa dilihat dalam buku-buku ta'aruf :)
Okee next,


Langkah 5 Ketika Aku Jatuh Cinta, "Lakukan Fit and Proper Test"

Fit and proper test itu penting, dalilnya adalah saat Khadijah RA tertarik pada Nabi Muhammad SAW apakah Khadijah langsung mendekati Nabi Muhammad SAW dan menawarkan diri?? Jawabannya "Tidak". Apa yang beliau lakukan? Beliau mengajak nabi kita berbisnis. "Bawa barang saya dan jual", bukan berbisnis di Makah, tapi di Syam (jenis safar), dan kita tahu bahwa untuk melihat hakekat seseorang, apa kata Umar bin Khattab? Ummar bin Khattab menjelaskan dalam riwayat Al Imamnul Jauzi, ada seseorang merekomendasikan temannya lalu Ummar bin Khattab bertanya, " apakah engkau pernah bersafar dengannya?" kata dia belum. "Apakah engkau pernah berhubungan tentang uang dengan dia?" jawabannya belum. "Apakah engkau pernah tinggal satu atap dengan dia?" jawabannya belum. Kata Ummar, "Demi Allah engkau belum mengenalnya". Jadi untuk mengetahui karakter seseorang ada tiga cara yang direkomendasikan oleh umar, yaitu safar karena pada saat safar orang akan mengeluarkan tabiatnya; lalu berhadapan dengan uang, dalam hal pinjam meminjam, investasi, atau bagi hasil maka orang akan terlihat, ambisi tidak terhadap dunia, zuhud apa tidak terhadap akhirat; lalu yang ketiga adalah tinggal satu atap. Lihat dari kisah Khadijah RA, sebelum Khadijah RA maju ke pemuda bernama Muhammad bin Abdillah SAW, beliau meminta Muhammad untuk menjual barangnya dan bukan di kota Makah tpai di Syam, sehingga Khadijah bisa melihat kejujuran Nabi, amanat Nabi, Akhlak Nabi dan tanggung jawab Nabi dalam menjual barangnya dan bagaimana tingkah laku beliau ketika sedang safar. Jadi ini sangat penting, ini urgent.
Maka pastikan ketika kita jatuh cinta dengan seseorang, kita uji dia. Benar tidak dia baik? Ini tidak ada masalah dalam islam, selama kita tidak mendzolimi dia. Pada saat ini Khadijah mengetes nabi tapi tidak ada kedzoliman, jadi bisa untung bisa rugi. Misalkan Muhammad itu pengkhianat, uangnya bisa dibawa kabur. Tapi itu tidak masalah buat Khadijah, asalkan dia tidak mendapat calon suami yang ternyata tidak baik. Tapi ternyata Nabi kita begitu indah akhlaknya, begitu mulia tutur katanya, begitu tinggi tanggung jawabnya. Maka setelah itu Khadijah memberanikan diri untuk maju ke hadapan Nabi kita Muhammad SAW.

waah.. lalu apa yang terjadi?? :o 

Langkah ke 6 Ketika Kita Jatuh Cinta, "Libatkan Pihak Lain"

Libatkan pihak lain untuk mengecek dan mengenal orang tersebut. Lihat saat Khadijah meminta nabi safar ke Syam, Khadijah mengutus asistennya Maesaroh (laki-laki) untuk menemani Nabi dan tidak diperkenankan untuk membantah Nabi SAW, artinya tugas Maesaroh hanya wait and see saja. Jadi tujuannya adalah untuk memberikan data konkrit di lapangan, bagaimana itu Muhammad. Jadi tugasnya Maesaroh hanya melihat dan menilai dan tidak untuk memberi masukan karena ketika Maesaroh memberi masukan, bisa jadi Muhammad baik itu karena masukannya Maesaroh, bukan karena awalnya baik. Hal ini sangat luar biasa, makanya Khdijah RA merupakan wanita yang sangat cerdas luar biasa. Oleh karena itu, salah satu cara mendapat pasangan yang bener adalah melibatkan orang lain, yang amanat, yang bisa menilai orang lain, yan bijak, dan yang bisa memberikan masukan secara komprehensif. Libatkan mereka untuk berdialog.


Alhamdulillah sudah sampai langkah ke 6. InsyaAllah ada satu part terakhir pada edisi #KetikaAkuJatuhCinta ini. Dan yang terakhir nanti bakalan jadi penutup paling asyik, terutama bagi para secret admirer #eh 
Selamat beristirahat,
Wassalamualaikum Wr.Wb ^.^



Sumber :

https://www.youtube.com/watch?v=BRpZ8Nmwd5Y
Karenamu duhai hati...
Diriku sangat paham akan langkah yang mulai menyalahi..
begitu tahu akan terjalnya jalan yang ku pilih...
tapi duhai hati, begitu kuat...
seakan ribuan medan maghnet menarik ke arahnya..
Ada apa denganmu duhai segumpal daging di dada?


Langkah 3 ketika aku jatuh cinta, Gunakan aturan Allah



Ingatlah kalau kita tidak bisa bahagia tanpa sentuhan dari Allah SWT.
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta Alam. Sungguh aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan nabi Muhammad adalah utusan Allah. :')

Allah SWT menciptakan manusia bukan semata-mata sebagai penghuni bumi dan bertindak semaunya. Semua yang ada di dunia ini ada aturannya, ada rules nya.
Begitu juga dengan hubungan antara laki-laki dan perempuan. Kalau mau bicara harus gimana, kalau mau ketemu aturannya gimana, kalau mau diskusi aturan mainnya seperti apa. Jangan kebablasan. Karena kemungkinannya cuma 2, kita mau serius atau kita mau main-main. Kalau mau main-main, haram. Kalau mau serius, ada 2 kemungkinan, bahagia atau bencana. Dan jika ingin mendapat kebahagiaan, jalannya hanya dengan kembali ke jalan Allah. Oleh karena itu, salahsatu konsekuensi adalah “katakan tidak kepada pacaran”. Ketika kita jatuh cinta, solusinya bukan pacaran.

MasyaAllah, memang berat kawan. Memang sulit untuk menerima pil pahit ini. Namun pada konteks ini biarkan para pembaca untuk menghukumi, apakah pacaran dengan “versi hari ini” itu boleh atau tidak.
Nabi Muhammad SAW bersabda dalam hadist Imam Muslim, dan makna yang sama ada dalam hadist Imam Bukhori.
“Allah telah menetapkan anak adam itu pasti punya andil dalam zina. Pasti dan tak bisa dihindarkan.” Tapi minimal diminimalisasikan lah. Eitss jangan tersinggung dulu bagi yang berkata “sungguh saya tidak pernah pacaran ataupun berzina”.
Disini Nabi mengatakan, "Kedua mata berzina, dan zinanya adalah melihat. Kedua telinga berzina, dan zinanya adalah mendengar. Lisan berzina, dan zinanya adalah dengan berbicara. Nabi juga menjelaskan kedua tangan berzina, dan zinanya adalah menyentuh. Kedua kaki berzina, dan zinanya adalah berjalan. Hati berzina dengan memikirkan dan mengkhayalkan si dia. Dan antiklimaksnya adalah pada kemaluan, eksekusi.” Apakah dibenarkan atau didustakan?

Allah berfirman dalam surat Al Isra’ ayat 32



Jadi Allah perintahkan kita dalam surat Al Isra’ ayat 32, jangan dekati zina.
Apakah ada ketika “ngedate” dengan pasangannya, tidak melihat doi alias merem? Apakah ada yang nggak memperhatikan bentuk tubuh pasangannya? Subhanallah.
Survey yang dilakukan di Jakarta tahun 2015 mengatakan bahwa 93% pasangan pernah berciuman dan 90% pernah oral sex. Sekarang sudah 2017 (saat ceramah ini adalah pada tahun 2015)

Allah berfirman dalam surat Al Ahzab ayat 32

“Maka janganlah kalian merendahkan suara dalam berbicara sehingga berkeinginan jeleklah orang yang ada penyakit dalam hatinya dan ucapkanlah perkataan yang ma’ruf (baik).” (Al-Ahzab: 32)

Rasulullah r juga telah bersabda :

“Wanita itu adalah aurat, apabila ia keluar rumah maka syaitan menghias-hiasinya (membuat indah dalam pandangan laki-laki sehingga ia terfitnah).” (HR. At Tirmidzi, dishahihkan dengan syarat Muslim oleh Asy-Syaikh uqbil bin Hadi Al-Wadi’i dalam Ash-Shahihul Musnad, 2/36)


Dan maka janganlah wanita-wanita merendah-rendahkan suaranya, melembut-lembutkan suaranya, mendayu-dayukan suaranya, sehingga hati laki-laki yang memiliki penyakit itu akan nafsu dengan dia. Dan ketika mereka (wanita) berbicara, maka berbicaralah dengan baik dan tegas.
Kata ustadz : Apakah ada cewek yang berbicara tegas saat pacaran?? Nggak ada dan Nggak laku kalau begitu. Dan itu semua zina.
Dan misalkan pasangan kalian seperti itu maka tutup telinga, tapi masak sih mau nutup telinga? Yang ada pasti ditimpali atau dibalas. Jadi lisan itu zinanya adalah rayuan. Bahkan sekarang bisa dikiaskan bahwa jempol ini juga berzina, walaupun tidak ada dalam hadist Nabi. Mengirim pesan via BBM, WA, Line dll dengan simbol-simbol kepada wanita yang bukan mahrom (atau sebaliknya), itu zina. “Zina jempol” mah istilahnya.
Jadi bagaimana pacaran yang islami itu? Mumgkin ada yang bisa memaparkan.

Tangan zinanya adalah menyentuh, adakah pacaran yang nggak saling menyentuh? Nggak peluk-pelukan? Nggak cubit-cubitan dan chubby chubbyan? Semua mempunyai peran.
Bagaimana ngedate tanpa pegangan tangan? Alih-alih dengan alasan "salim", ini yang menjadi trend di kalangan remaja yang pacaran. Salim, cium tangan. Ya emang pacarmu itu suami/ orangtua kok pakai salim dan cium tangan? 

Zinanya kaki adalah jalan bareng. Ada pacaran yang nggak pernah jalan bareng? Nggak pernah nonton? Nggak pernah makan bareng? Nggak dijemput? Datangnya ke pengejian terus? Mungkin ada yang bisa menjelaskan konsep pacaran yang tidak seperti itu.
Zina zina zina zina zina....

Dan zinanya hati adalah menghayalkan, memikirkan... adakah pacaran yang tidak pernah memikirkan pasangannya? Pastikan kepikiran sih, nggak mungkin enggak. Pernahkan nggak merindukan sang kekasih? Nggak mungkin! Pasti merindukan, mengkhayalkan, memikirkan, dan kata Nabi “Zina hati”, dan antiklimaksnya adalah kemaluan, kata Nabi Muhammad SAW.

-bersambung-

Astaghfirullohhladzim,.. Astaghfirullohhladzim,.. Astaghfirullohhladzim,..


MasyaAllah, isi dari langkah ke 3 dan peruraiannya dari Ustad disini sangat ...............
Saya sebagai penulis juga manusia biasa, bukanlah seorang yang sempurna dan tanpa dosa, namun disini saya mencoba untuk berbagi kebaikan dalam hal positif insyaAllah.
Semoga bermanfaat