Tulisan ini pernah saya upload di instagram beberapa bulan yang lalu.

Tulisan ini bercerita tentang pintu. Ada filosofi tersendiri dari "pintu" yang saya maksud disini. Tulisan tentang pintu ini juga terinspirasi dari salahsatu teman di facebook saya (tapi saya lupa siapa *maaf) dan ada beberapa kalimat yang saya kutip dari postingannya.




Sometimes, we try to knock and open a door(s) of opportunity(ies). However, the door remains shut and closed in return. Again, we try to knock and open it harder, being so confident that it will open one day. Yet our endeavor still yields nothing. Well I don't say that we must not keep on trying, particularly praying harder.

So I knock and try to open it again and again. Knocking even harder. Almost paralyzed. I forced myself but the door (still) remains shut and closed.

Till someday i watched people open that door easily. Even without knocking. (but) still i can't go in.

Why?? I asked God for the reason(s). But there's no answer.

Crawling back to (it). Because i'm crazy enough to think I can. I suddenly become acutely aware that I was rapidly getting sucked into it. I almost lost everything. Happiness. 

Then after a long journey, i made conscious decision. I left that door. Lost my conscious. Clear saline fluid secreted by the lacrimal gland and diffused between the eye and eyelids have fallen.

If the door remains not open, that means we have to scrutinize ourselves. Do we really have what it needs to open the door?

Or do we just keep justifying our own thought that we really have 'the key' to open it? The worst is claiming it is the door God wants us to enter into and being so persistent about it. The boundary between both is oftentimes too indistinguishable."

I reaffirm my intention. I should move. I'll try to move. I can move.

And I was moved.

So don't keep justifying your own thought that you really can open it. Why those people can open it easily? Because they got the "right KEY"

So If it doesn't open, it's not your door.


Thank you -
This post is not about "Sora and Shiro"
"There's more than one way to win a game. You can win without fighting" - Sora
who watched this anime? Hehehe

So in this past 6 months, so many kind happened.
The night is just a star of my morning~ (so this is the basic of the life that I live)
After graduation, my life completely quite. Tidak tinggal di kos lagi, tidak bertemu dengan teman-teman lagi. Siklus seleksi alam sarjana baru di malang pun terus bergulir. (curhat)



So, basically life is just like a game. Feels like you do gambling. Kamu terjun bermain, kamu berusaha untuk menang, bertaruh, dan hasilnya no body know.
Selama kurang lebih 3 bulan ini yang saya lakukan adalah bermain. Bermain untuk mendapatkan apa yang saya inginkan. Berimajinasi, if i can achieve it or not.
Someone asked me, "You believe you can win?" And I was answered "Well, i am aiming miracle can happen, so possibly."
"Imaginations meaning nothing without doing, if you can dream it, you can do it !" (and this happened to me)

Jadi temanya kali ini adalah seorang yang addicted pada game. And how I look at that. (my perspective)

In my point of view, gamer is not that bad. But gamer has something (special). Dan yang bukan gamer bukan berarti mereka tidak special.

Why a lot of people like game?

Actually i'm not a gamer, but most of my friends do games.
I love game and I enjoy it.

So for you who really love game, i think it doesn't matter.
I think it can be tolerated, terkecuali bagi mereka yang meninggalkan ibadah dan tugas utamanya demi game, hmmm.. I think they really not cool (tiba-tiba auranya memudar gituu aja).
I love the way someone do games dan ketika adzan mereka akan meninggalkan game nya lalu segera pergi ke masjid.
I think its the coolest one, maybe not only me who thinking this way, but most of girls loved it.

Banyak yang bisa mendaki gunung setinggi apapun,
banyak yang bermain game sampai level tertinggi di waktu kapanpun, tapi hanya sedikit yang pergi ke masjid saat adzan berkumandang.
Kalau ibadah dan Tuhan nya selalu diingat dan diutamakan, maka I'm sure, 90% itu calon pendamping yang tepat. Yang 10% nya itu eksipiennya. True or False ?

There are only two ways to live your life. One is though nothing is a miracle. The other is as though everything is a miracle.

"No game No life. But still life without games"

Thanks for reading.
Nb:
kenapa di postingan ini topik dan bahasanya random? Because, the writer is still studying how to make a good and nice script / letter / tulisan

Selayang pandang ~
bocoran tentang siapa jodoh kita :
“Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk wanita yang tidak baik pula. Wanita yang baik untuk untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik”- QS. An Nur: 26 –



Relationship goals?
My friend told me to read article about relationship goals by Carrisa T. It is told me alot
So relationship goals, “to be as awesome, as prestigious, and as well known as my future spouse, if not more.”
Power couple, darling. We will rule the world.

As for girls, NEVER hold yourself back just for the sake of not intimidating men. Grow, honey. Sekolah setinggi mungkin, ikut banyak kompetisi, cari banyak pengalaman. Investasikan ilmu dan pengalaman di diri kamu sebanyak mungkin. You have to be able to rise independently.

To be certain it doesn’t mean we should violate the rules as a woman dovoted to her husband. Tugas kita bukan hanya menjadi ibu dan istri yang mengurus dapur. Kita harus bisa menjadi wanita kuat yang hebat dan mandiri, just in case ada tragedi yang menimpa suami atau harus meninggalkan suami karena ada satu atau lain hal, kita harus bisa jadi contoh bagi anak-anak, dan tiang penyangga keuangan keluarga bersama suami. Our task is tough, my ladies. And our place is no longer solely in the kitchen.

Be selfish, be greedy on knowledge, advocate for yourself. Be ambitious !

For you, who doesn’t have a partner yet, do not be worry. Istilahnya tidak perlu galau karena jika wanita sekolah terlalu tinggi tidak akan ada yang berani melamar.
My friensds , this is 21 century already, so please just erase this kind of things. Jika masih takut karena tidak akan ada jodoh yang datang, please read my first paragraf, surat An Nur ayat 26. Jodoh adalah cerminan diri. Kalau sekarang kita sedang berdoa untuk jodoh kita, disanapun dia juga sedang mendoakan kita, sampai suatu saat in the right time, at the right place, with the right person, you’ll be meet.
Bertemu dengan duri dan ranjau dalam berjuang adalah niscaya, tapi percayalah diakhir perjuangan kan kau temui bahagiamu.

The relarated article with the tittle “The New Trophy Wife” said,
A really strong man wants a woman who is equal to him, that is the truth of it now. A weak man wants someone that is docile and a servant to him. It is a real sign of insecurity in a man to want a brainless tropy wife. Wives can be beautiful, intelligent and have careers and opinions just as strong as their partners.

Bissmillahirrahmanirrahim, i’ll be a good girl, strong and i’ll catch my dream.
The higher desire that i want, the harder road i’ll be take. I can do it !!!
InsyaAllah. Allahhu Akbar Allahhu Akbar Allahhu Akbar!!! :)

i'm so sorry tulisannya random, just like me.

Relationship goals

by on 06:12
Selayang pandang ~ bocoran tentang siapa jodoh kita : “Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang t...
That day,
You said something unexpected
saying that you loved me
shout out my name from the rooftop
bursting out my heart

But.. someone also claimed that "he" loved me
but he never dared to call out my name.

And then my confusion mounted,
My loyalities tested
My love torn
Conflicted !

Then the hard part came.
And I expected you to call out my name once more, my love
to stand by my side
to stand for the rest of time
time flies
but you still silent
quite acceptance of my pain

My loyalities were tested no more
you never called out my name
never stood by me
you turned your back
never faltered

Kneeling down in silence
the tears that fall down from the window of my heart
they answered me
you're someone who i can't have
a person i have to forget
like the wind, like the dust
I can’t catch you, I can’t see you

Raining..
and the rain pelted me like rocks
as my body was beaten down by the strength of the wind,
the wind lost its power.
The rain did not pour down so hard
and in that moment realization dawned.

"He" had blocked the wind with his body
Turned his body into a makeshift umbrella.
Proved to me that he didn't need to call me from the rooftop
That he didn't need to put on a show for the masses
Proved to me that he would stand by me, for me
That my pain was his pain.
My struggles his
That his love was cemented in a powerful silence
A silence that endured through action.

-Siska Hermawati-

This poem was inspired by Moon Lovers Scarlet Heart Ryeo
-Love in silence JSTJ-




Setiap insan manusia mungkin pernah mengalami dan merasakan patah hati.
Emmm patah hati seperinya identik dengan rasa kecewa.

Kecewa yang seperti apa?
Sering orang-orang mengkaitkannya dengan putusnya jalinan asmara.
Suatu kondisi dimana ada orang sudah merasa cocok dengan seseorang, namun orang tersebut meninggalkannya atau menolaknya. Maka inilah yang dikatakan patah hati menurut beberapa orang, hehehe




Katanya cinta itu fitrah.
Kita manusia biasa yang memiliki cinta. Tiada yang salah karena cinta adalah anugerah.
Lalu kata Allah dalam surat Al Imran ayat 14,

Dijadikan indah pada  (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu : wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda piaraan, binatang-binatang ternak, dan sawah ladang. itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah lah tempat kembali yang baik (Surga). (QS Ali Imran [3]: 14)

Namun berbicara mengenai patah hati (ku) kali ini, sesungguhnya bukanlah ttg patah hati karena ternyata si doi sudah ada yang punya atau idola sholeh ternyata menemukan tulang rusuknya hahaha *halu

Kata gugle kira-kira bilang gini, "patah hati menggambarkan kesedihan atau kekecewaan karena keinginannya tidak tercapai atau kehilangan apa yang dianggap miliknya atau yang dicintainya."
Entahlah itu dimane gue dapetnye :D *alabetawi

Contoh yg masih hot adalah saat tak lolos seleksi masuk Apoteker di universitas Zzz (inisial : ITB) haha

sekuat tenaga ku berusaha, belajar, dan berdoa untuk bisa diterima. Sampai malam terasa siang, siangnya ya terasa siang aja hahaha. *Krik

Setelah pengumuman ternyata nama awak dalam daftar mahasiswa yang TIDAK LOLOS ujian seleksi. Seketika perasaan sakit hati itu muncul. Sedih terharu biruu..

Merasa segalanya sia sia (dasar lemah sekali ini iman). Semuanya berakhir hanya di satu lembar kertas. Dan berbagai kekecewaan berulang muncul lagi dan lagi.

Dalam ilmu kesehatan, penyakit hati itu ada sirosis dan hepatitis yang dapat didiagnosa oleh dokter. Namun penyakit hati yg satu ini apa namanya? Apa obatnya? Harus segera diobati nih, sebab jika dibiarkan begitu saja, bisa berdampak yang buruk bagi diri,
Tapi bagaimana ya caranya?

Kata ceramah ustadz ustadz itu agar kita tidak patah hati adalah dengan yakin bahwa Allah selalu memberikan yang terbaik bagi kita. Itu saja. Jadi apapun yang terjadi pada kita itulah yang terbaik bagi kita. Meskipun rasanya pahit, getir, asam, asin, dan perih, nah justru itu untuk kabaikan kita. Huhuhu.. susyaaah memang ilmu ikhlas ini bahkan saat nulis ini tuh masih ada cekit cekit nya hahaha *baaay

Katanya Allah, tidak semua yang kita cinta, yang kita sayang, yang disukai, yang kita banggakan, dan yang kita miliki selama ini adalah yang terbaik bagi kita. Justru bisa jadi sebenarnya sebaliknya. Sehingga Allah melepaskan dari diri kita.
Dan tidak selamanya yang kita benci,yang tidak kita sukai, dan yang kita hindari atau musuhi pun selama ini adalah yang hal terburuk bagi kita. Justru sebenarnya sebaliknya. Sehingga Allah memberikannya kepada kita.
Firman Allah SWT, (QS. Al Baqarah: 126)


Ayat ini rasanya gue banget.
Obat bagi yang merasakan patah hati. Dengan mengingat Allah, dengan adanya ayat tersebut, maka insyaAllah hati akan kembali tenang. Sebab, yakin pada keputusan dan rencana yang telah Allah persiapkan. Itu yang TERBAIK.

#berbagisemangat #cintaitufitrah

Patah Hati ?

by on 21:09
Setiap insan manusia mungkin pernah mengalami dan merasakan patah hati. Emmm patah hati seperinya identik dengan rasa kecewa. Kecewa yang...
fabiayyi ala irobbikuma tukadziban


London
Old trafford

Tulip Fields, Netherlands
Disneyland
Aurora - Norway
Rahasia melihat Aurora di Norwey dengan budget murah
Autumn bike ride
Maldives beach

Seperti sinar lampu di jalan yang satu persatu menyala lagi
hari demi hari telah terlampaui, musimpun kini ikut berganti
butiran putih dan lembut di musim dingin yang telah lama ku nanti,
mendekatlah kemari, jangan kau jauh lagi

seperti percikan cahaya di langit malam,
terlintaslah senyum yang sangat menawan
ceritapun terbentuk dalam angan
setelah berkeliling ratusan malam,
kini kita berjumpa lagi dalam temaram

salju pertama turun, diikuti salju kedua, ketiga dan seterusnya
butiran salju putih yang jatuh menyerupaimu dalam arti kata
hanya kata, bukan berarti apa-apa
rupamu yang sangat lembut namun tak bisa lama ku menyentuh
suatu saat kaupun menghilang seperti salju yang perlahan runtuh
karena.. salju ini tak akan selamanya utuh

jika engkau adalah musim,.
andaikan musimmu ini adalah anugerah
akan sabar ku tunggu..
akan ku sambut dengan bahagia bertumpah ruah
semoga ini menjadi berkah, amin



by : SH-